Cara Mendaftar NPWP Online dengan Mudah dan Cepat, Perhatikan Langkah-langkahnya

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah serangkaian nomor seri yang diberikan DJP kepada wajib pajak sebagai identitas dalam melaksanakan kewajiban perpajakan seperti setor dan lapor pajak. Nomor Pokok Wajib Pajak dikeluarkan DJP dan diberikan pada wajib pajak dalam bentuk kartu yang memuat nama, alamat dan deretan nomor unik.

Cara Mendaftar NPWP Online dengan Mudah dan Cepat, Perhatikan Langkah-langkahnya

Apabila Anda sebagai wajib pajak hendak mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, Anda dapat mengajukan diri dengan dua cara yaitu mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dengan mengisi formulir dan membawa berkas persyaratan. Dan yang kedua, Anda bisa mendaftarkan diri secara daring atau online pada portal e-registration Dirjen Pajak yaitu ereg.pajak.go.id.


Berikut cara mendaftar NPWP online yang bisa Anda ikuti langkah-langkahnya, mengutip dari liputan6.com.

Syarat dan Ketentuan Mendaftar NPWP Online

Sebelum mendaftar dalam pembuatan NPWP online, ada baiknya Anda mempersiapkan terlebih dahulu beberapa persyaratan berupa dokumen-dokumen seperti yang tertera di bawah ini. Hal ini penting dilakukan di awal untuk mempermudah Anda dalam cara mendaftar NPWP online nantinya.

Baca Juga : Simak! Syarat lengkap Cairkan BSU Kemendikbud untuk PTK non-PNS

Syarat Bagi Karyawan:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi paspor dan KITAS atau KITAP, bagi warga negara asing
  • Fotokopi surat keterangan kerja dari tempat kerja
  • Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

Syarat Bagi Wiraswasta:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi surat keterangan usaha, minimal dari RT
  • Jika berbadan hukum, sertakan Akta Pendirian atau SIUP
  • Formulir penyertaan (tersedia di kantor pajak)
  • Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

Syarat Bagi Wanita Menikah:

  • Fotokopi kartu NPWP suami
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi surat perjanjian pemisahan harta
  • Fotokopi surat keterangan kerja dari tempat kerja
  • Formulir pendaftaran (tersedia di kantor pajak)

Baca Juga : Kemenpan RB Bakal Gelar Seleksi PPPK 2021, Tenaga Honorer K2 dengan Profesi Ini Punya Peluang Besar

Cara Mendaftar NPWP Online

Cara mendaftar NPWP online memiliki beberapa keuntungan daripada melakukannya secara offline. Mendaftar NPWP secara online sudah pasti dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan sederhana. Anda tidak perlu lagi mendatangi Kantor Pelayanan Pajak untuk mengantri dan mendaftarkan diri.

Selain itu, dengan mendaftar secara online, dokumen Anda juga cenderung tersimpan dengan lebih aman. Berbeda jika Anda mendaftar secara online, akan ada kemungkinan risiko dokumen lampiran Anda tercecer.

Baca Juga : Kado Spesial Hari Guru Nasional dan HUT PRGI ! Insentif Guru Honorer Naik Menjadi 3.6 Juta Plus Seragam

Berikut langkah-langkah dari cara mendaftar NPWP online yang harus Anda perhatikan:

  1. Bagi Anda yang belum pernah mengisi ereg.pajak.go.id., buat akun baru terlebih dahulu’ Pilih “daftar” pada kalimat Klik daftar untuk mendaftar.
  2. Masukkan alamat email. Pastikan email yang Anda masukkan aktif. Kemudian cek email Anda, dan lihat pesan masuk dari eregistration. Klik dan ikuti panduannya.
  3. Isi jenis Wajib Pajak (WP) Anda, pribadi atau badan.
  4. Isi nama sesuai KTP
  5. Alamat email jika belum terisi
  6. Isi password dan ulangi
  7. Isi No.HP yang aktif dan akan terus Anda gunakan
  8. Selesaikan mengisi kolom-kolomnya.
  9. Kemudian setelah masuk, pilih “pusat” jika Anda masih lajang, atau “cabang” jika Anda perempuan yang sudah menikah.
  10. Masukkan persyaratan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
  11. Setelah Anda selesai mengisi berkas elektronik, klik “token”, cek email Anda.
  12. Salin dan kopi nomor token ke menu dashboar.
  13. Klik kirim permohonan.
  14. Selesai. Tunggu hingga kartu NPWP dikirim ke rumah Anda.

Jika ternyata kartu NPWP tidak dikirim dalam waktu yang lama, bisa jadi karena syarat-syarat belum dipenuhi sehingga dianggap tidak sah. Daftarkan diri Anda kembali di ereg.pajak.go.id

Cara Mengecek NPWP

Seperti yang dikutip dari online-pajak.com, nomor NPWP hanya bisa diketahui oleh orang-orang tertentu saja, seperti diri Anda sendiri, rekanan usaha, bendahara kantor, dan petugas pajak. Sehingga, akan menjadi tidak mudah untuk mengecek nomor NPWP secara langsung.

DJP juga tidak memberikan akses untuk mengecek nomor NPWP secara online guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena, bisa saja ada orang-orang yang tidak memiliki kepentingan mengakses data diri Anda melalui NPWP.

Namun, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengecek apakah NPWP Anda masih valid dan aktif atau tidak, yakni:

Datang langsung ke kantor pajak dengan menunjukkan KTP asli untuk NPWP pribadi atau akta perusahaan/instansi untuk NPWP badan. Jika Anda memerintahkan orang lain untuk mengecek NPWP tersebut, harap sertakan surat kuasa yang sudah ditandatangani di atas meterai. Dengan begitu, petugas pajak akan melakukan validasi serta memberikan informasi seputar NPWP Anda.

Jika Anda ingin cara mengecek apakah NPWP Anda asli atau palsu, silakan akses link berikut: https://sse3.pajak.go.id/registrasi. Halaman web tersebut merupakan halaman registrasi untuk e-Billing pajak. Anda cukup memasukkan nomor NPWP yang ingin dicek dan secara otomatis akan menampilkan nama pemilik NPWP tersebut.

Fungsi Utama NPWP

1. Administrasi SIUP

Fungsi NPWP yang pertama untuk administrasi SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan. SIUP juga merupakan surat izin bagi badan usaha tertentu yang diterbitkan oleh pemerintah daerah agar Anda dapat menjalankan sebuah usaha. SIUP tak hanya dimiliki oleh badan usaha besar, tapi juga badan usaha berskala kecil, seperti UKM dan UMKM.

Untuk membuat SIUP, dibutuhkan NPWP perusahaan dan NPWP pribadi. Tujuannya adalah agar pemerintah bisa mengontrol berapa pendapatan yang dimiliki badan usaha tersebut. Kebijakan pajak yang diberikan pada badan usaha ini tergantung dari besaran pendapatannya.

2. Administrasi Bank

Fungsi NPWP yang kedua untuk mempermudah proses administrasi di bank. Saat membuka rekening baru, biasanya calon nasabah akan diminta melengkapi NPWP. Ketika Anda akan mengajukan berbagai macam kredit bank, pihak bank juga akan mensyaratkan kepemilikan NPWP sebagai syarat dokumen utama seperti KTP.

Untuk itu peran NPWP sangat penting bagi proses administrasi ini. Dengan menggunakan NPWP, pihak bank bisa memberikan kredit pinjaman kepada Anda dalam jumlah besar. Selain itu NPWP juga diperlukan untuk pembuatan rekening koran.

3. Pembuatan Paspor

Fungsi NPWP yang ketiga sebagai syarat utama dalam pembuatan paspor. Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh suatu instansi negara kepada warga negaranya sebagai tanda identitas ketika sedang berada di luar negeri atau melakukan perjalanan antarnegara.

Kesulitan Membuat Twibbon???
Pasti Kmi bantu 
Cukup Klik WA dibawah ini


Ingat Gratis yaaaa....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel